Begini Kronologi Benda Yang Bikin Heboh dan Mencurigakan Itu

Warga Kelurahan Kebonsari Sumbersari Jember, Minggu (24/12) malam dihebohkan dengan penemuan barang mencurigakan yang menurut warga diduga semacam bom di area Hot Spot Telkom Kebonsari Kecamatan Sumbersari. Barang mencurigakan dan tak bertuan yang dibungkus dalam kardus serta karung beras warna hitam itu berada di area Hot Spot sejak Minggu (24/12) siang.

“Barang itu ada di kursi sejak jam 1 siang. Saat pengunjung wifi ke sini saya tanya gak ada yang tau, lalu saya laporkan ke Satpam Telkom jam tiga sore, kemudian satpam melaporkan ke Polres dan sore polisi sudah ramai disini,” ujar Muhayan, penjual rokok yang biasa mangkal di are Hot Spot Telkom Kebonsari.

Dari pantauan media, sejumlah polisi dan anggota Brimob Polda Jatim terlihat mensterilkan lokasi tempat barang tak bertuan. Selain itu sejumlah warga diminta untuk menjauh dari Telkom. Nampak terlihat sejumlah anggota Brimob Polda Jatim denga pakaian lengkap anti peluru mendatangi barang yang mencurigakan tersebut. “Sepertinya barang itu tidak dievakuasi keluar mas, tapi diledakkan di sini,” ujar salah satu petugas.

Sementara Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo terlihat berada di lokasi Telkom Kebonsari belum bisa memberikan keterangan apa isi dari bungkusan mencurigakan itu. Sementara sejumlah wartawan juga tidak diijinkan untuk mengambil gambar dari dekat.

Ternyata Isinya Sepatu ! 

Beberapa jam kemudian, kehebohan warga Kelurahan Kebonsari Jember Minggu (24/12) tepat malam Natal terhadap barang tak bertuan mencurigakan yang diduga bom akhirnya terjawab. Hal ini setelah pihak Jibom dari Subden 3 Den B Pelopor Brimob Polda Jatim meledakkan barang yang mencurigakan dan bikin hebohbitu di halaman Telkom Kebonsari.

Menurut Kapolres Jember AKBP Kusworo, barang yang berada di dalam kardus dan dicurigai sebagai benda mencurigakan adalah sepasang sepatu fantovel yang ditinggalkan pemiliknya. “Setelah barang yang mencurigakan ditangani oleh anggota Brimob Polda Jatim, ternyata berisi sepasang sepatu fantovel merek Ivan and Van. Namun kami tetap berharap kepada warga agar melaporkan jika menemukan barang-barang mencurigakan disekitarnya,” ujar AKBP Kusworo.

Dia juga mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan sudah melalui SOP (Standar Operasional System) saat menangani barang tak bertuan dan mencurigakan. “Kami memang mensterilkan warga dari titik barang mencurigakan, karena memang itu aturan dan sesuai SOP dimana barang tersebut kami police line dan warga kita jauhkan dari benda tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau agar warga tidak resah atau panik. Tapi tetap menjaga situasi agar tetap kondusif dan melapokan ke pihak berwajib jika menemukan barang yang mencurigakan semacam bom berbahaya.