Jelang Natal, Polisi Sterilisasi Gereja

Jelang perayaan Natal 2017 yang tinggal menghitung hitungan jam, Kepolisian Resor Jember melakukan sterilisasi sejumlah gereja di kawasan kota Jember, Minggu (24/12). 

Dalam penyisiran tersebut, kepolisian tidak menemukan benda-benda berbahaya di dalam maupun di luar Gereja yang berpotensi mengganggu ibadah maupun mengancam keamanan jemaat.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH kepada sejumlah awak media disela-sela kegiatan mengatakan, pihaknya melakukan sterilisasi menjelang perayaan Natal 2017 untuk mengamankan situasi.

“Hari ini Polres Jember bekerjasama dengan Satuan Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Jatim melakukan sterilisasi di tempat-tempat ibadah dalam rangkaian Natal dan Tahun Baru,” ujar AKBP Kusworo.

Menurut Kusworo, di Kabupaten Jember ada sebanyak 65 Gereja, dan sejumlah 14 Gereja diantaranya memiliki kapasitas di atas 350 jemaat.  Untuk itu, demi mengamankan perayaan Natal tersebut, pihaknya bersama-sama dengan Banser, Pemerintah Kabupaten Jember, dan Brimob mendatangi Gereja-Gereja untuk melakukan sterilisasi dan persiapan pengamanan kegiatan ibadah yang dimulai malam ini.

“Kita menempatkan 10 personel di setiap Gereja dan juga menyesuaikan kapasitas jemaat,” jelasnya.

Mantan Kasat Reskrim Polres Jember tahun 2010 ini menambahkan sejauh ini pihaknya belum menemukan adanya benda-benda berbahaya dan mencurigakan. Namun jika ditemukan benda-benda yang mencurigakan, Satuan Brimob akan bertindak cepat.

“Sesuai dengan Prosedur Operasional Standar yang dimiliki satuan elit kepolisian tersebut untuk menangani segala kemungkinan yang terjadi,” imbuhnya.

Setela­h dilakukan sterilisasi, lanjut Kusworo, pihaknya akan menyerahkan kepada wilayah di tingkat Kepolisian Sektor untuk melakukan pengamanan sampai dengan kegiatan ibadah usai. “Kegiatan pengamanan ini kita lakukan hingga 2 Januari 2018, mendatang,” pungkasnya.