PDIP Bondowoso Bergerak Desak Polisi Usut Pembakaran Bendera

Bondowoso – Setelah DPC PDI Perjuangan Jember dan Banyuwangi aksi damai, tak ketinggalan DPC PDIP Bondowoso juga turut bergerak mendesak kepolisian mengusut tuntas dalang pembakaran bendera partai..Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sinung Sudrajat menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka aksi damai melaporkan peristiwa pembakaran bendera kebesaran partai dan memohon dengan sangat aparat kepolisian untuk mengusut tuntas.

“Tindakan pembakaran bendera PDIP tersebut karena jelas-jelas sudah merongrong kedaulatan nasional. Kita berharap ada proses hukum yang kongkrit terharap para pelaku tersebut,” tandas Sinung Sudrajad, Selasa (30/6).

“Karna aksi tersebut bisa merusak persatuan dan kesatuan kedaulatan bangsa. Untuk itu kami berharap kepada kepolisian agar mengusut tuntas hingga ke akarnya,” ujar Sinung yang juga Wakil ketua DPRD Kabupaten Bondowoso ini.

Menurutnya, sebenarnya komunisme itu sudah tidak akan bisa tumbuh di bumi Nusantara ini, oleh sebab itu, kader PDIP sangat marah mengetahui bendera kebesaran partai dibakar apalagi muncul tuduhan dam fitnah keji dari para pendemo tersebut..

“Kami tetap satu komando sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk menempuh jalur hukum dan hormati proses hukum karena Indonesia adalah negara hukum,” tandasnya.

Aksi damai tersebut diikuti ratusan kader PDIP Bondowoso dan ditemui langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz. Kapolres Bondowoso mengapresiasi langkah PDIP Bondowoso karena lebih mengedepankan proses hukum.

” Dan ini tentunya akan kami follow up sesuai dengan prosedur yang ada,” pungkasnya Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz.

Usai menyerahkan laporan, ratusan kader PDI Perjuangan Bondowoso juga menyerahkan tumpeng kepada Kapolres bersamaan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-74.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyerukan kader PDI Perjuangan di seluruh Indonesia agar siap siaga, namun mengedepankan proses hukum atas kasus tersebut.  

Hal itu dikatakan Megawati sehari setelah dugaan tindak pidana pembakaran bendera partai berlambang moncong putih itu dilakukan saat demonstrasi menentang RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Surat perintah Ketum PDI Perjuangan dikeluarkan pada Kamis (25/6) dan ditandatangani Megawati. Demikian dibenarkan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.