Survei Polmark : Gus Ipul- Puti Unggul Telak Atas Khofifah-Dardak

3

Lembaga survei Polmark Indonesia merilis hasil survei Pilkada Jatim 2018 di Surabaya, Rabu (14/3). Hasilnya, tingkat Elektabilitas pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno disebut unggul jauh atas pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistyanto Dardak.

Elektabilitas Gus Ipul-Puti Soekarno dalam survei yang digelar pada 6-11 Februari lalu kepada 1.200 responden itu mencapai 42,7 persen, sementara Khofifah-Emil hanya 27,2 persen. Sementara 30,1 persen menyatakan belum menentukan pilihan.

“Berdasarkan survei kami, selisihnya 15,5 persen. Cukup jauh,” kata Direktur Riset Polmark Indonesia Eko Bambang Subiantoro.

Tingginya angka pemilih yang belum menentukan pilihan, menurut pengamat politik Unair, Kacung Maridjan, disebabkan antara lain dua cagub adalah representasi Nahdlatul Ulama (NU). Khofifah menjabat sebagai Ketua Muslimat NU, sementara Gus Ipul mantan Ketua Ansor dan saat ini menjabat salah satu ketua di PBNU.

“Pemilih yang sebagian besar juga warga NU bimbang karena keduanya sama-sama NU,” terangnya. Dua bulan lebih sisa masa kampanye, menurut dia, bisa saja mengubah keadaan asalkan pasangan Khofifah-Emil melakukan kerja cepat untuk mengejar elektabilitas.

“Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin Pilkada Jatim tahun ini akan menjadi seperti Pilkada Jatim 2008,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim LitbangĀ KompasĀ dalam surveinya menyebut, persaingan dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jatim kian ketat.

 

Selisih tingkat keterpilihan pasangan Khofifah-Emil dengan pasangan Gus Ipul-Puti Soekarno amat tipis, yaitu hanya 0,5 persen. Khofifah-Emil memperoleh elektabilitas 44,5 persen, sedangkan Saifullah-Puti 44,0 persen.