Tak Dipungkiri, Calon Penerima Banpres UMKM Belum Banyak Yang Tahu

JEMBER – Tidak dipungkiri, selama Pandemi Covid-19, banyak masyarakat, terutama mereka yang menjalankan usaha kecil dan menengah (UMKM) sangat terasa dampaknya, sehingga pemerintah menggelontorkan berbagai bantuan dan dana stimulan, agar perekonomian di masyarakat tetap berjalan.

Seperti halnya bantuan presiden (Banpres) bagi pelaku usaha UMKM atau yang biasa di sebut BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) senilai Rp. 2,4 juta bagi setiap pelaku usaha, bantuan inipun sudah mulai diterima oleh masyarakat melalui bank penyalur yakni BRI.

Dari ribuan penerima BPUM atau yang dikenal dengan BLT UMKM, ternyata tidak semua yang mengajukan bantuan tersebut bisa menerima BPUM, namun tidak sedikit yang tidak mengajukan, namun menerima bantuan tersebut.

Hal ini diakui oleh Kasiono petugas lapangan dari bank penyalur BPUM yakni BRI Jember Unit Kampus Jember. Menurut Kasiono, tidak semua pelaku usaha yang menerima BPUM mengetahui jika dirinya sebagai penerima BPUM.

“Memang tidak semua penerima BPUM mengetahui jika dirinya menerima bantuan tersebut, karena tidak semua pelaku usaha mengajukan permohonan secara langsung, namun ada yang diajukan oleh pihak lain, sehingga mereka tidak tahu jika menerima bantuan,” ujar Kasiono.

Menyikapi hal seperti ini, pihaknya selaku petugas lapangan harus telaten untuk mendatangi satu persatu penerima BPUM untuk memberitahukan, sekaligus untuk mengetahui kondisi usaha yang dijalankan oleh penerima bantuan UMKM.

Bahkan untuk penerima BPUM yang diketahui tidak bisa datang langsung ke Bank penyalur, pihaknya juga melakukan jemput bola, dengan mendatangi rumah penerima BPUM. “Setiap hari kami setidaknya mendatangi rumah penerima BPUM kisaran 10 UMKM, tidak hanya mereka yang tidak tau dirinya sebagai penerima, tapi juga mendatangi rumah pelaku usaha ketika yang bersangkutan sakit, dan uang kita cairkan di rumahnya, seperti yang kita lakukan hari ini di rumah ibu Sri Irawati,” beber Kasiono.

Ibu Sri Irawati sendiri yang beralamatkan di Jl. Letjend. Suprapto Lingkungan Sumber Dandang Kelurahan Kebonsari Jember merupakan penerima BPUM, namun karena kondisinya sakit stroke, dirinya tidak bisa menggunakan dana BPUM tersebut, sehingga pihak Bank melakukan jemput bola.

“Memang tidak semua kita lakukan jemput bola, hanya yang urgent (sakit) yang kita bantu seperti ini, selebihnya, mereka kita beri pemberitahuan untuk datang ke bank terdekat untuk mencairkan bantuan tersebut,” pungkas Kasiono. (*)