Sonny T Danaparamita Usulkan Pemecatan terhadap Yusuf Widyatmoko

Banyuwangi – Mendekati masa pendaftaran pasangan calon kepala daerah dalam pilkada di Banyuwangi, situasi politik makin menghangat. Beredar foto dan video bahwa Yusuf Widyatmoko telah menerima rekomendasi sebagai bacabup dari DPP Partai Demokrat. Padahal Yusuf merupakan kader dari PDI Perjuangan. Apalagi DPP PDI Perjuangan telah bulat dan resmi merekomendasi paslon bacabup-bacawabup Ipuk Festiandani Anas- H Sugirah untuk maju dalam pilkada Banyuwangi.

Atas kondisi itu, Sonny T Danaparamita yang juga kader PDI Perjuangan dan merupakan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI mengusulkan agar DPP PDI Perjuangan untuk melakukan pemecatan terhadap Yusuf Widyatmoko. Beberapa pokok pikiran dan pernyataan sikap terkait hal itu menurut Sonny antara lain ; sebagai Partai pemenang pemilu, PDI Perjuangan sebagai Partai yang telah berhasil memenangkan dua kali berturut-turut dalam kontestasi pemilukada di Kabupaten Banyuwangi juga telah mempersiapkan diri guna memberikan yang terbaik bagi kabupaten yang berjuluk Sunrise of Java ini.

“Keberhasilan PDI Perjuangan memenangkan Bupati Abdullah Azwar Anas, serta keberlanjutannya dalam sinergitas 3 pilar Partai di Kabupaten Banyuwangi dalam dua periode kepemimpinan telah terbukti membawa Kabupaten Banyuwangi mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan (baik pada tingkat nasional maupun internasional). Dan berbagai prestasi serta kemajuan tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh lapisan masyarakat atas program, kinerja, dan gaya kepemimpinan Abdullah Azwar Anas dalam membangun Banyuwangi. Artinya, Masyarakat Banyuwangi sangat cocok dengan visi,misi, program, serta leadership dari Abdulllah Azwar Anas,” terang Sonny T Danaparamita, Kamis (20/8).

Wakil rakyat di Komisi VI DPR RI ini juga menambahkan, sebagai Partai ideologis yang lahir dari rahim rakyat, PDI Perjuangan menangkap dengan jelas aspirasi dan suasana kebatinan yang ada pada masyarakat tersebut. Kepemimpinan ala Abdullah Azwar Anas adalah model kepemimpinan yang diinginkan oleh masyarakat sekaligus yang dapat membawa Banyuwangi menjadi maju seperti saat ini. “Dan akhirnya, berdasar atas berbagai pertimbangan ideologis, politis, dan sosiologis (baik hasil survey, usulan Struktural Partai maupun Kader, serta masukan-masukan dari berbagai pihak yang sesuai dengan mekanisme yang telah diatur oleh Partai), maka PDI Perjuangan melalui surat bernomor : 1659/IN/DPP/VII/2020 telah menetapkan pasangan Ipuk Festiandani Anas – H Sugirah sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati dari PDI Perjuangan,” tandasnya.

Sonny T Danaparamita menegaskan, dengan telah dikeluarkannya Surat Rekomendasi tersebut, maka wajib hukumnya bagi setiap Kader maupun Anggota PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi untuk mengamankan dan memenangkan paslon tersebut hingga terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi. “Sebagai Kader Partai, saya mengajak kepada semua Simpatisan, Anggota, dan Kader PDI Perjuangan untuk melaksanakan instruksi Partai ini dengan setegak-tegaknya dan selurus-lurusnya. Saya meyakini bahwa “adanya provokasi-provokasi yang menyatakan jika sikap tegak lurus terhadap keputusan partai adalah sama dengan sikap tidak merdeka” tidak akan dapat mengganggu dan menghilangkan loyalitas dan komitmen dari setiap Kader dan Anggota PDI Perjuangan. Sebagai aktivis Partai, seluruh Anggota dan Kader PDI Perjuangan telah bersumpah akan mengutamakan kepentingan umum dan taat pada tujuan dan keputusan Partai. Dengan merdeka kita telah mengikrarkan diri sebagai keluarga besar PDI Perjuangan. Dan dengan merdeka pula kita akan loyal dan komit pada keputusan PDI Perjuangan,” tegas Sonny.

Sonny juga menambahkan, hal itu sebagai sebuah analogi yakni Sebebas apapun seseorang yang telah menjadi WNI wajib patuh dan taat pada UUD NRI. “Demikian juga dalam konteks beragama. Kita semua bebas memilih agama, namun ketika kita sudah membaca dua kalimat syahadat maka kita wajib menjalankan seluruh perintahNya dan menjauhi seluruh larang-laranganNya. Kita wajib menjadi muslim yang kaffah. “Bagi saya yang dibesarkan melalui proses kaderisasi di PDI Perjuangan, berpolitik adalah membangun peradaban. Bicara Politik adalah bicara tentang komitmen. Berpolitik adalah berbicara tentang komitmen membangun bangsa dengan segala peradabannya. Dan membangun peradaban tidak akan pernah berhasil jika kepentingan diri sendiri selalu menjadi pertimbangan utamanya. Oleh karena itu, sangat tidak etis dan merupakan sebuah pengingkaran atas sumpahnya sendiri jika ada Kader PDI Perjuangan yang karena kepentingan diri pribadinya menginginkan jadi Bupati tiba-tiba berangkat dari Partai yang berbeda,” tandas Sonny.

Dia juga mengatakan, terhadap berita terakhir yang menyatakan bahwa saudara Yusuf Widyatmoko telah mengajukan sebagai calon Bupati dan telah menerima rekomendasi dari Partai lain, secara organisatoris/kepartaian adalah hal yang tidak dapat dibenarkan. “Untuk itu, sesuai dengan hak dan kewajiban saya, saya akan segera melaporkan sekaligus mengusulkan kepada DPP Partai agar yang bersangkutan dijatuhi sanksi pemecatan. Sekali lagi, mari berholobis kuntul baris untuk terus memajukan Kabupaten Banyuwangi dengan memenangkan pasangan calon IPUK FESTIANDANI ANAS – H. SUGIRAH menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi,” pungkas Sonny T Danaparamita. (pjm)

Simak Videonya : https://www.youtube.com/watch?v=GJGe4ii3GVs