Mei 19, 2021, 10:53:26
Beranda blog Halaman 2

Cemburu Mantan Istri Dekat Dengan Tetangga, Warga Balung Dibacok

JEMBER (ZonaJatim.id) – Dibakar api cemburu, SR warga wonomerto probolinggo yang tinggal tak jauh dari rumah tetangganya ini, melakukan pembacokan terhadap tetangganya yang tak lain adalah supriyono warga Dusun Lahong Desa Karangsemanding Kecamatan Balung Jember.

Aksi pembacokan tersebut, terjadi dirumah korban pada, Senin 10 Mei 2021 sore. Saat menjelang buka puasa yang membuat tetangganya digegerkan dengan aksi pembacokan.

Saat media ini menggali informasi, Aziz Ketua RT setempat menyampaikan, bahwa aksi pembacokan diduga karena pelaku merasa cemburu korban, sebab korban dekat dengan ANK, dimana ANK sendiri pernah menikah secara Sirih dengan pelaku, namun sudah berpisah.


“Pelaku ini memang dulu nikah sirih sama ANK, cuma karena pelaku suka melakukan kekerasan dalam rumah tangga, rumah tangganya hanya bertahan 1 bulan dan ANK memilih pulang ke Karangsemanding,” ujarnya.


Aziz menduga SR cemburu melihat ANK dekat dengan korban, sehingga SR merasa cemburu dan dendam, padahal antara pelaku dan ANK sudah pisah ranjang sejak sebelum puasa. “Ya mungkin pelaku tidak terima dan cemburu mantan istrinya dekat dengan laki-laki lain,” ungkapnya Aziz.


Pelaku sendiri usai membacok korban langsung melarikan diri bersama temannya menggunakan sepeda motor.


Sedangkan korban oleh warga sekitar langsung ditolong dan dilarikan ke Puskesmas Desa Karangduren, namun karena luka yang diderita korban cukup serius, korban dilarikan ke RSUD Balung.


Sementara Kapolsek Balung AKP. Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.


Sementara Kapolsek Balung AKP. Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku.


“Benar ada kejadian ini, kami belum bisa menyimpulkan motif pelaku, karena pelaku melarikan diri, namun kami sudah mengantongi identitasnya, dan saat ini sedang kami kejar,” pungkasnya. (Sid).

Seorang Kakek Tewas Ditangan Cucunya

JEMBER (ZonaJatim.id) – Kakek bernama Janu warga Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember tewas di tangan cucunya, saat bermaksud untuk melerai pertengkaran dengan istrinya.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 1 siang, bermula saat sang cucu pria berinisial AB (17) tidak puasa dan minta dimasakkan oleh istrinya.

Namun karena hanya dimasakkan mie goreng bukannya berterima kasih, malah pemuda itu bertengkar dengan istrinya.

“Kronologis kejadian itu bermula saat ada pertengkaran antara pelaku dengan istrinya yang minta dimasakkan oleh istrinya,” kata Kapolsek Sumbersari, AKP Sugeng Piyatno saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin 10 Mei 2021.

Karena mengaku lapar, AB minta dimasakkan oleh istrinya. Karena saat itu puasa, tidak ada masakan apapun di meja.

“Kemudian oleh istrinya dimasakkan supermie sama istrinya. Tapi kemudian pelaku bertengkar di dalam kamar dan dikunci dari dalam, karena hanya memasak mie itu,” kata Sugeng.

Kemudian pertengkaran itu didengar oleh nenek pelaku, kemudian sang nenek bermaksud melerai pertengkaran itu.
“Istri pelaku diduga mengalami penganiayaan karena dipukuli. Kemudian neneknya berusaha masuk, dan saat masuk malah dipukul oleh bambu oleh pelaku,” jelasnya.

Mendengar ada pertengkaran dan mengetahui pelaku tampak memukuli neneknya. Sang kakek Janu merengsek masuk lewat jendela kamar, dan berusaha memegangi pelaku yang sudah naik pitam.

“Pelaku sempat dipiting (dipegang dengan dijepit dengan lengan lehernya, red) oleh kakeknya. Tapi karena tenaga yang kuat, pemuda itu berusaha melepaskan diri dan mendorong (memukul) dengan sikutnya (siku tangan) ke arah perut korban (Kakek Janu) dan terpental,” ujarnya.

“Karena terpental itu, kepala korban membentur tembok dan tidak sengaja korban meninggal akibat kejadian itu,” sambungnya.

Terkait kejadian itu, kata mantan Kapolsek Wuluhan ini, meninggalnya sang kakek karena tidak sengaja. “Jadi bukan pembunuhan ya, tidak sengaja terjadi (pembunuhan),” katanya.

Namun untuk memastikan kronologis kejadian, pelaku diamankan ke Mapolsek Sumbersari untuk dilakukan penyelidikan. Dengan mengumpulkan keterangan saksi dan mencari barang bukti.

Hingga berita ini ditulis, pelaku sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Sumbersari. (*).

Berikut Jadwal Lengkapnya Pendaftaran CPNS 2021

JAKARTA (ZonaJatim.id) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) akhirnya merilis jadwal pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021.

Sebanyak 69.684 kuota usulan untuk mengisi formasi CPNS pusat dicanangkan pada tahun ini.

Sementara, untuk pemerintah daerah sendiri tersedia kuota sebanyak 652.803.

Berdasarkan data per 7 April 2021, total jumlah penetapan formasi sebanyak di pusat dan daerah mencapai 722.487 kursi.

Dari jumlah tersebut, kebutuhan terbanyak formasi CPNS dan PPPK non-guru tahun ini terbagi menjadi tiga bagian yakni kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Ada pun rincian formasinya sebagai berikut.

56 kementerian/lembaga, sebanyak 61.129 formasi.

30 pemerintah provinsi, sebanyak 10.787 formasi.

435 pemerintah kabupaten/kota, sebanyak 94.990 formasi.

Karena kuota yang dicanangkan cukup banyak, bagi Anda yang berminat untuk mendaftarkan diri di CPNS 2021 jangan sampai ketinggalan jadwal seleksinya.

Oleh karena itu, kami sajikan jadwal seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021 lengkap hingga tahap penetapan NIP CPNS/Nomor Induk PPPK, berikut informasinya.

  1. Pengumuman seleksi 30 Mei – 13 Juni 2021.
  2. Pendaftaran seleksi 31 Mei – 21 Juni 2021
  3. Selesi Administrasi dan Pengumuman Hasilnya 1 Juni – 30 Juni 2021.
  4. Masa Sanggah 1 Juli – 11 Juli 2021.
  5. Pelaksanaan SKD CPNS (CAT BKN) Juli – September 2021.
  6. Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru (CAT BKN) Juli – September 2021.
  7. Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tes 1 (Agustus 2021) Tes 2 (Oktober 2021) Tes 3 (Desember 2021).
  8. Pelaksanaan SKB CPNS September – Oktober 2021.
  9. Pengumuman Akhir dan Masa Sanggah November 2021.
  10. Penetapan NIP CPNS/Nomor Induk PPPK Desember 2021. (Sid).

Segera Daftar CPNS, Jember Dapat Jatah 4.305 ASN

JEMBER (ZonaJatim.id) – Kabar gembira untuk masyarakat Jember khususnya, pasalnya Kabupaten Jember mendapat jatah rekrut 4.305 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2021 ini.

Kabupaten Jember sendiri selama 2 tahun tidak mendapat jatah, dengan mandapatnya jatah ditahun ini, menjadi hal yang tertinggi dari 38 kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, usai melantik Pj Kades di Aula PB.Soedirman Pemkab Jember pada, 08 Mei 2021 siang.

Menurutnya, ini adalah kesempatan besar buat masyarakat jember yang ingin masuk jadi ASN karena ini terbesar se jatim.

“Rekor se-Jawa Timur paling besar. Kita baru mendapat surat dari Kemenpan RB,” ungkap Bupati Hendy.

Formasi ASN terdiri dari 634 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 3.671 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Lowongan CPNS mayoritas untuk tenaga kesehatan, sedangkan PPPK bagi tenaga kependidikan.

Selain itu, Hendy juga menjelaskan, bahwa pendaftaran direncanakan berlangsung pada bulan Juni mendatang. “Mohon diinfokan kepada semua, silakan dibuka websitenya kesempatan terbuka untuk siapa saja,” Jelasnya.

Oleh karenanya, bagi yang berminat mendaftar diminta sesegera mungkin mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari syarat administrasi berkas identitas diri dan belajar berbagai materi untuk menghadapi ujian seleksi.

“Saya ke Jakarta minta tolong Pak Menteri karena 2019 dan 2020 enggak dapat CPNS. Warga Jember sampai ikut tes ke kabupaten lain. Kalau dapat jatah begini kami bahagia. Ternyata diluar ekspektasi saya sendiri, malah dapat 4.305 ini. Mudah-mudahan tahun depan, 4.000 lagi selesai sudah,” Pungkasnya. (Sid).

Rayakan Diesnatalis Ke 12, UKM KSR Politeknik Negeri Jember Bagi Masker Dan Takjil Gratis

JEMBER (ZonaJatim.id) – UKM KSR PMI Unit Politeknik Negeri Jember merayakan diesnatalis yang ke-12 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Bertepatan dengan Ramadhan 1442 H dan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan untuk berbuat baik di masyarakat sekitar.

Lokasi yang diadakan acara bagi takjil dan masker ini berada di jalan provinsi, tepatnya di Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Jawa Timur.

Pembagian takjil dibagikan langsung oleh anggota aktif, inaktif dan alumni UKM KSR PMI Unit Politeknik Negeri Jember ke warga sekitar dan pengendara yang melintasi area pembagian takjil.

Kegiatan ini tidak lain sebagai bentuk kepedulian UKM KSR PMI Politeknik Negeri Jember kepada masyarakat.

Sekaligus edukasi untuk masyarakat sekitar agar tetap menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Selain itu, juga sebagai ungkapan rasa syukur UKM KSR PMI Unit Politeknik Negeri Jember memasuki Usia yang ke-12 Tahun.

Sebanyak 100 Pack Es Buah dan 100 Masker dibagikan kepada masyarakat sekitar yang lewat di jalan Kecamatan Patrang.

Ahmad Hisyam Jauhari selaku ketua pelaksana Bakti Sosial menuturkan kegiatan ini merupakan kegiatan kemanusiaan.

“kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh UKM KSR PMI Unit Politeknik Negeri Jember,” Ujarnya.

Dia berharap masyarakat tetap menjaga keamanan diri sendiri dan orang lain dengan menggunakan masker saat di luar rumah.

“Saya harap, dengan Adanya kegiatan ini. semoga UKM KSR PMI Unit Politeknik Negeri Jember dapat menjadi UKM yang dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar serta dapat terus melanjutkan misi kemanusiaan,” pungkasnya. (Gf/Sid).

Jelang Pilkades 2021, Bupati Isi Kekosongan Kades Dengan PJ Kades

JEMBER (ZonaJatim.id) – Menjelang pemilihan kepala desa yang akan berlangsung di kabupaten Jember, Bupati Jember lantik Pejabat Kepala Desa untuk mengisi kekosongan jabatan kepala desa.

Pelantikkan sendiri berlangsung di Aula PB. Soedirman pemkab Jember pada, Sabtu 08 Mei 2021 siang. Dengan melantik 10 PJ Kades sebagai simbolis pelantikkan.

Bupati Jember Hendy Siswanto menyampaikan, Bahwa pelantikkan Pj Kades tersebut, merupakan mengisi kekosongan kades dengan di isi dengan ASN.

“Alhamdulillah, kami baru saja melantik pejabat kepala desa karena pejabat kepala desa yang lama, ada yang masa aktifnya sudah habis dan ada yang meninggal, jadi sementara di gantikan posisinya dengan di isi ASN,” Ujar Bupati.

Tak hanya itu, Menurutnya ini harus dilakukan karena ditahun 2021 ini, kabupaten jember akan menggelar pilkades serentak pada september nantinya.

“kami isi sementara, karena ditahun 2021 akan ada pemilihan kades serentak. jadi untuk mengisi kekosongan di desa-desa yang tidak ada kadesnya,” Ungkapnya.

Di kabupaten Jember sendiri, ada 59 Desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa tahun 2021, sisa dari 161 Desa yang sudah melakukan pemilihan Kepala Desa tahun 2019.

Oleh karenanya, Bupati Hendy mengatakan, bahwa untuk kali ini, ada sebanyak 59 yang dilantik, namun diwakilkan 10 Pj Kades dilantik.

“Dari total semua 59 kepala desa, jadi hari ini karena memang situasi covid 19, sehingga 10 Kepala Desa yang mewakilkan dan yang lainnya nanti kami langsung serahkan ke tempat mereka masing-masing,” Pungkas Bupati. (Sid).

Jelang Lebaran, PMI Jember Dirikan Lima Posko Siaga Lebaran dan Ambulan 24 Jam

JEMBER (ZonaJatim.id) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember buka Posko Kesehatan dan layanan ambulans menjelang perayaan idul fitri 1442 H dibeberapa titik rawan dan pusat keramaian selama sepuluh hari kedepan. Posko PMI buka 24 jam penuh.

“PMI Jember menyiagakan posko layanan kesehatan dan ambulans mulai tanggal 7 – 17 Mei 2021 di lima titik rawan dan pusat keramaian, “ujar Ketua PMI Kabupaten Jember, E.A Zaenal Marzuki, SH, MH

Lima titik tersebut diantaranya, sambung Zaenal Marzuki, Pertama, Posko Induk dipusatkan di Markas PMI Kabupaten Jember jalan Jawa nomor 57 Sumbersari berfungsi sebagai posko pengendali Kesiapsiagaan, Kedua, posko medis di Klinik Pratama PMI di jalan Brawijaya nomor 61 A Jubung, Ketiga, posko kesehatan yang bersinergi dengan Polres Jember di Pos Jalan Raya Depan Roxy dan di pos polisi samping Lapas Jember, Keempat, Posko medis yang disiagakan dilokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan yang sedang menikmati liburan keluarga di wilayah Pancer Puger dan Watuulo Ambulu, Kelima, Posko Unit Donor Darah jalan Srikoyo nomor 115 Patrang yang bertugas untuk menjamin kebutuhan darah selama liburan Idul Fitri 1442 H.

Lanjut Zaenal, bahwa Untuk mendukung Posko Layanan kesehatan dan ambulans tersebut, 50 personil PMI Jember dikerahkan yang terdiri dari tim medis (Dokter & Perawat PMI), relawan dan tenaga pendukung.

“Sebanyak 50 personil yang akan disiagakan. Selain itu 4 Ambulans, dan seluruh kekuatan sarana pendukung lainnya diterjunkan hingga 17 Mei mendatang,” Ungkapnya.

Seluruh kekuatan PMI Jember kami siagakan penuh untuk menunjang aktivitas posko layanan kesehatan dan ambulans agar masyarakat bisa nyaman dan menikmati liburan bersama keluarga, selama dilapangan kami akan berkoordinasi dengan Polres Jember dan pihak terkait, “tambahnya.

Dia menambahkan, bahwa Personil PMI Jember bertugas selama 24 jam secara bergantian menjaga posko.

“sewaktu waktu ada masyarakat membutuhkan layanan kesehatan maupun layanan lainnya,” tambahnya.

Oleh karena itu, Zaenal menghimbau terhadap masyarakat, tetap patuhi prokes sebagai mencegah penyebaran covid 19.

“Hari Raya Idul Fitri tahun ini, dengan masih dalam kondisi wabah Covid-19, kami menghimbau kepada masyarakat Jember tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mempersempit penyebaran virus dengan sering cuci tangan, jaga jarak, gunakan masker dan mengubah prilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.(Gf/dul).

SDN Sidomekar 04 Sosialisasikan Prokes serta Bagikan Baju Lebaran

JEMBER (ZonaJatim.id) – Kurang dari sepekan lebaran Keluarga Besar UPTD Satuan Pendidikan SDN Sidomekar 04 Kecamatan Semboro telah melakukan kegiatan bagi-bagi baju lebaran, bingkisan lebaran dan takjil secara gratis.

Sasaran pembagian bantuan tersebut adalah kaum dhuafa, janda dan anak yatim piatu disekitar lingkungan sekolah. Kepala Sekolah (KS) SDN Sidomekar 04 Sri Wahyuni D mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan secara door to door oleh guru dan karyawan sekolah ke rumah penerima dengan protokol kesehatan yang ketat hal ini kata dia untuk menghindari terjadinya kerumunan.

“Momentum ramadhan kita manfaatkan untuk berbagi, apalagi saat ini masa pandemi covid, donaturnya ialah para guru GTT, PTT, PNS SDN Sidomekar 04 dan walimurid. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” ujarnya. Jumat, 07 Mei 2021 Pagi.

Tak hanya itu, dalam kesempatan itu pihaknya juga mensosialisasikan kepada warga untuk selalu tegakkan protokol kesehatan (Prokes).

“Pandemi belum selesai, kami juga mengingatkan kepada warga agar terus disiplin jangan lengah, mari lindungi diri dan keluarga dengan tegakkan protokol kesehatan dari pemerintah,” katanya.

Sementara itu salah satu warga bernama Hamima penerima bantuan tersebut mengatakan, dirinya merasa bersyukur apalagi saat ini kondisi ekonomi sulit karena pandemi covid yang masih mewabah.

“Kami sangat senang dan bahagia karena bisa mendapatkan baju lebara gratis,”katanya. (Ji/Sid).

Ditlantas Polda Jatim Pantau Kesiapan Pos Penyekatan Larangan Mudik

JEMBER (ZonaJatim.id) – Guna melaksanakan pengamanan larangan mudik secara optimal,Kasubditbakum Lantas Polda Jatim, AKBP Gathut Bowo Supriyono, meninjau Pos Pengamanan (Pospam) pelarangan mudik Idul Fitri 1442 hijriah di pos pengamanan lebaran 2021 di roxy mall kaliwates Jember pada, Kamis 6 Mei 2021 Pagi.

Dengan didampingi Kapolres Jember AKBP Arief Rachman Arifin beserta Kasatlantas Jember Jimmy H Manurung. Di sana ia mengecek segala fasilitas yang ada di pospam. Tidak terkecuali memastikan kondisi personel dalam keadaan sehat.

Menurutnya, sesuai arahan pimpinannya, dimana dirinya untuk memantau pospam larangan mudik di rayon tiga sebagai kesiapan untuk memaksimalkan pospam tersebut.

“kebetulan saya mendapatkan tugas untuk pengamatan wilayah atau asistensi kegiatan pelarangan mudik pada 6 – 17 mei di wilayah rayon tiga,” Ujarnya.

Tak hanya itu, Gathut juga menjelaskan, bahwa sebelum melakukan kesiapan pospam yang di jember, dirinya sudah melakukan pantauan pos penyekatan banyuwangi di pelabuhan kepatang dengan di dampingi Kapolresta Banyuwangi.

“Hasil dari pantauan kami, dimana semalam kami melaksanakan pantau diwilayah pelabuhan bersama Kapolresta Banyuwangi, yang mana disana mulai jam 00.00 wib tanggal 6 mei 2021 sudah diberlakukan larangan untuk mudik. Jadi, yang kemaren sebelumnya pengetatan. Sekarang larangan untuk mudik,” Jelasnya.

Sedangkan di rayon tiga sendiri, terdapat 3 titik penyekatan larangan mudik, diantaranya pelabuhan ketapang Banyuwangi, perbatasan Lumajang dengan probinggo dan perbatasan situbondo dengan probolinggo.

Lanjut gathut, bahwa bagi kendaraan yang tidak masuk dalam pengecualian dalam penyekatan tersebut, disuruh putar balik ke arah asalnya, sehingga tidak bisa melanjutkan penyebrangan pelabuhan ketapang ke pelabuhan gilimanuk bali.

“Pelabuhan ketapang sendiri, sudah dilakukan pemeriksaan bagi kendaraan diluar kendaraan terkecualian, seperti kendaraan logistik dan yang lain diputar balikkan arah yakni dikembalikan ke tempat asalnya. Jadi tidak diperbolehkan untuk menyebrang ke arah bali,” Ungkapnya.

Rayon tiga sendiri meliputi 5 kabupaten yang berada ditapal kuda jawa timur yakni Kabupaten lumajang, Jember, Bondowoso, sitobondo dan Banyuwangi. (Sid).

Terkait Info Penyekatan, Berikut Kata Satlantas Jember

JEMBER (ZonaJatim.id) – Belakangan banyak beredar pesan berantai (broadcast) di berbagai WAG (Whatsapp Group) yang menginformasikan adanya 19 titik penyekatan pemudik di wilayah Kabupaten Jember yang berlaku mulai 6 Mei hingga 24 Mei 2021.

Banyak kalangan yang menilai jika informasi tersebut benar adanya, sehingga beberapa warga merasa khawatir jika penyekatan tersebut benar-benar diberlakukan di Jember.

Ke 19 titik penyekatan yang beredar di WAG, diantaranya di Pertigaan Jombang Kencong, Perempatan Gumukmas, Pertigaan Puger, Pertugaan Balung, Pertigaan Glundengan, Pertigaan Wuluhan, Perempatan Ambulu, Pertigaan Jenggawah, Perempatan Mangli, Pertigaan Rambupuji, Semua Perempatan di Jember Kota, Pertigaan Terminal Pakusari, Pertigaan Arah Panti, Perempatan Arjasa Sukowono, Pertigaan Mayang, Perempatan Umbulsari, Perempatan Arah Silo, Pertigaan Sukowono dan Perempatan Sumberbaru.

Menyikapi hal tersebut, Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama jajaran Satlantas Polres Jember, buka suara di hadapan sejumlah wartawan pada acara ngobrol bareng Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) Asyiik pada, Rabu 05 Mei 2021 malam.

“Info itu tidak benar, penyekatan hanya dilakukan di perbatasan Jember dengan Lumajang, sedangkan Jember Bondowoso dan Jember Banyuwangi, tidak ada penyekatan karena masih dalam 1 rayon, namun pihak Polres Jember mendirikan pos untuk check point saja dan pengamanan lebaran,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jember Iptu Heru Siswanto SH.


Heru juga menyatakan, bahwa pihak Polres Jember dalam menghadapi lebaran kedua di masa pandemi covid-19 ini, akan mendirikan 3 pos pam pengamanan di pusat keramaian dan titik tempat wisata.


“Pos pengamanan ada di Depan Roxy Square, Alun-alun Jember dan di Watu Ulo, selain untuk pengamanan, juga untuk memantau aktivitas warga sebelum dan sesudah lebaran, termasuk untuk memantau kerumunan warga agar tetap mematuhi prokes dan menerapkan 5 M,” beber Heru.


Sementara Plt. Kepala BPBD Jember M. Mujamil, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa BPBD Jember dalam hal ini Satgas Covid-19, akan terus melakukan patroli mobile bersama dengan jajaran TNI dan Kepolisian dalam mencegah adpenyebaran virus covid-19 di Kabupaten Jember.


Meski secara keseluruhan Kabupaten Jember bisa dikategorikan sebagai zona hijau, namun protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencucui Tangan, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Aktivitas) agar tetap dijalankan oleh masyarakat Jember, terutama dalam menghadapi lebaran Idul Fitri tahun ini.


Mujamil berharap, agar masyarakat Jember khususnya, bisa belajar dari kasus di India, dimana lonjakan suspect covid-19 yang disebut sebagai ‘Tsunami Corona’ terjadi pasca adanya perayaan upacara keagamaan.


“Jangan sampai kelengahan warga dalam menerapkan protokol Covid-19 selama Idul Fitri menjadi penyebab lonjakan suspect covid seperti di India, meski secara garis besar Jember bisa dikatakan sudah berada di zona hijau, tapi pandemi masih belum berakhir, masyarakat harus menerapkan 5 M di kehidupan baru ini (new normal),” pungkasnya. (Sid).

0FansSuka
0PengikutMengikuti
17,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Recent Posts

Block title