Mei 19, 2021, 08:58:49
Beranda blog Halaman 3

Larangan Mudik, KAI Hanya Operasikan KA Jarak Jauh Yang Mendesak dan Non Mudik

JEMBER (ZonaJatim.id) – Pada periode 6-17 Mei 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mengoperasikan Kereta Api Jarak Jauh hanya bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 dan Surat Direktur Jenderal Perkeretaapian Nomor HK.701/1/10/DJKA/2021 pada 30 April 2021.

“KAI menjalankan Kereta Api Jarak Jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran. Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang,” kata Vice President KAI Daop 9 Jember, Broer Rizal.

Masyarakat yang diperbolehkan menggunakan Kereta api adalah pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik yaitu untuk bekerja/perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi oleh 1 (satu) orang anggota keluarga, dan kepentingan non mudik tertentu lainnya yang dilengkapi surat keterangan dari Kepala Desa/Lurah setempat.

Bagi pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/prajurit TNI/anggota Polri, syaratnya adalah wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat Eselon II, serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

Adapun bagi pegawai swasta, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari pimpinan perusahaan. Sedangkan bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari Kepala Desa/Lurah setempat.

“Surat izin perjalanan tertulis bagi pelaku perjalanan mendesak untuk kepentingan non mudik berlaku secara individual, untuk 1 kali perjalanan pergi-pulang, serta bersifat wajib bagi pelaku perjalanan yang berusia 17 tahun ke atas,” kata Broer Rizal.

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, para pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik juga tetap diharuskan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Petugas akan melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Jika ditemukan calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, maka penumpang tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

“Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat, dan tegas. Karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik,” tegasnya.

KAI Daop 9 Jember mengoperasikan 3 KA Jarak Jauh dan 1 KA Lokal untuk melayani pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. Tiga KA Jarak jauh tersebut yakni:
-KA Sritanjung relasi Ketapang – Yogyakarta;
-KA Tawangalun relasi Ketapang – Malang Kota Lama;
-KA Probowangi relasi Ketapang – Surabaya Gubeng.

Untuk perjalanan KA Lokal, terdapat 2 KA yang dioperasikan yaitu KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang, dan KA Komuter relasi Pasuruan – Surabaya, dimana dilakukan pembatasan jam operasional yaitu keberangkatan dari stasiun awal maksimal pukul 20.00. Tiket KA tersebut dijual melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI, dan khusus pembelian tiket di loket stasiun dilayani penjualan langsung 3 jam sebelum keberangkatan.

“Jumlah KA yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodir pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan dan hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” kata Broer Rizal.

Broer Rizal menambahkan, Kereta Api Jarak Jauh maupun kereta api lokal yang dijalankan tersebut sudah mendapatkan izin dari Pemerintah. KAI mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam hal pencegahan penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api.

“KAI Daop 9 Jember selalu mengoperasikan KA sesuai pedoman dari Peraturan Menteri dan Surat Edaran yang dikeluarkan pemerintah. Kami berharap masyarakat dapat tetap membatasi mobilitasnya serta tidak mudik tahun ini,” tutup Broer Rizal. (*).

Kepulan Asap Keluar Dari Jendela, Ternyata Kantor Bank Mandiri KC Jember Terbakar

JEMBER (ZonaJember.id) – Si jago merah membakar Kantor Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Jember yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Patrang jember.

Kejadian kebakaran tersebut, diperkirakan sekitar pukul 20.05 WIB, Senin 03 Mei 2021 malam. Dimana Kebakaran itu diduga karena adanya korsleting listrik yang berasal dari UPS (Alat penyimpan daya listrik) di ruangan server yang berada di lantai 3 gedung kantor tersebut.

Menurut Koordinator Sekuriti Bank Mandiri Mulyono saat dikonfirmasi dari dalam Gedung Kantor Bank Mandiri KC Jember Menyampaikan, bahwa berawal dari asap yang keluar dari jendela, sehingga pihak keamanan kantor tersebut mengetahuinya.

“Awal kebakaran itu diketahui dari adanya asap yang sudah mengepul dan diketahui oleh petugas sekuriti (keamanan Bank Mandiri), asapnya keluar dari jendela gedung,” Ujar Security.

Selain itu, Mulyono juga menjelaskan, bahwa Setelah dilakukan pengecekan sumber api, Dirinya kaget karena diketahui dari kepulan asap itu berasal dari lantai 3 gedung kantor.

“Saat itu asap sudah mengepul, dan sekuriti kami mengecek dari lantai 5 ke lantai 3. Ternyata dari kepulan asap banyak di lantai 3. Kita telusuri ternyata kebakaran terjadi di ruangan server. Yang juga ada bau hangus dan gosong,” jelasnya.

Akibat kepulan asap terlalu banyak dan ruangan tampak gelap. Sehingga petugas sekuriti Bank Mandiri kesulitan untuk bernapas.

“Selanjutnya karena kami tidak mampu memadamkan api itu, kami menelpon damkar dan tidak lama petugas PMK itu datang. Selain itu juga datang Anggota Polsek,” ucapnya.

UPS berukuran kurang lebih tinggi 1,5 meter dan lebar 50 cm itu terbakar dan asapnya memenuhi seluruh ruangan. Beruntung api dapat segera dipadamkan, dan kobaran api yang membakar UPS tidak sampai meluas.

Sementara itu, Danru Mako B Pemkab Jember Dwi Atmoko mengatakan, petugas damkar datang ke lokasi setelah mendapat telpon dari petugas sekuriti Bank Mandiri.

“Kemudian dengan 2 armada mobil damkar dan 10 personel kami, datang ke lokasi kebakaran. Saat itu kita langsung menuju ke lokasi kebakaran atau sumber api dengan mengikuti kepulan asap,” kata pria yang akrab dipanggil Dwi ini.

Selanjutnya Dwi mengatakan, karena kepulan asap terlalu tebal dan mengganggu pernapasan. Petugas damkar masuk ke sumber api di ruangan server kantor Bank Mandiri menggunakan alat bantu pernafasan.

“Kami masuk menggunakan Breating (alat bantu pernafasan, red). Sehingga bisa melakukan pemadaman di lantai 3 itu,” tutupnya. (Sid).

Ringankan Beban Dampak Pandemi, Polsek Bersama Koramil Balung Bagikan Sembako

JEMBER (ZonaJatim.id) – Setahun lebih pendemi Covid 19 melanda dan masih berakhir, dimana dampak dari pandemi tersebut, sangat dirasakan oleh masyakarat dan sehingga melemahkan perekonomian.

Atas dasar ini lah, Polsek bersama Koramil serta pegiat sosial Balung, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember melakukan aksi sosial dengan membagikan Sembako kepada warga yang kurang mampu yang berada disekitar Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sampah Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Senin 3 Mei 2021 pukul 15.00 WIB sore.

Kapolsek Balung, AKP Sunarto kepada sejumlah awak media usai melakukan kegiatan sosial menyampaikan, bahwa dampak dari pandemi covid 19 ini belum berkahir, sehingga pihaknya bersama koramil dan penggiat sosial melakukan kembali membagikan sembako terhadap warga yang kurang mampu.

“Masih belum berakhirnya pandemi covid 19, tahun lalu kami Polsek Balung bersama Koramil juga telah melakukan kegiatan yang sama. Yakni membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu,” ujar kapolsek.

Kata Sunarto, seperti pada tahun sebelumnya dalam kegiatan ini pihaknya merangkul pegiat sosial yang ada di Kecamatan Balung. Selain itu, jelas Sunarto, kegiatan ini juga didukung oleh pengusaha yang ada di Kecamatan Balung. Yaitu Dira Balung dan Larisso Balung.

“Kita bergerak bersama – sama. Setidaknya bisa meringankan beban mereka (penerima bantuan) ditengah pandemi covid 19 dan jelang hari raya Idul fitri ini,”terangnya.

Untuk itu Ia berharap kedepan akan bisa menggelar kegiatan sosial yang lebih besar lagi agar warga Balung yang kurang mampu bisa tercover semuanya.

Hal senada juga disampaikan Kades Balung Lor, Imam Mustofa, kegiatan sosial ini setidaknya meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid 19. “Apalagi kegiatan ini dilakukan menjelang hari raya idul Fitri, tentu masyarakat sangat membutuhkan,”tuturnya.

Nantinya, kata Kades, kegiatan sosial ini akan dijadikan agenda tahunan sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Dan ini merupakan suatu bentuk senergi yang baik antara Muspika, pengusaha dan pegiat sosial yang ada di Kecamatan Balung.

“Mari kita bergerak bersama – sama untuk membantu warga yang kurang mampu,”pungkasnya.

Dalam kegiatan ini tampak hadir pula Danramil Balung, Kapten Inf. Erwin Daud berserta anggotanya. (Min).

Baldes Tanggul Kulon Gulirkan BLT-DD

JEMBER (ZonaJatim.id) – Pemerintah DesaTanggul Kulon Kecamatan Tanggul, dipimpin langsung oleh Kepala Desa Arifin Wahyuono didampingi Babinkmtibmas, Babinsa, BPD, Pendamping Desa, Ketua RT/RW serta relawan Desa Peduli Covid-19, pada menggulirkan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang sesuai dengan data DTKS di Desa Tanggul Kulon sebanyak 71 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp. 300.000/KPM di Balai Dusun Krajan desa setempat.

Dalam kesempatan ini Kades Arifin memberikan arahan dan sosialisasi kepada KPM penerima BLT-DD Tahap I Tahun 2021. Ia juga apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak serentak sehingga BLT-DD tahap 1 bulan Januari 2021 ini dapat disalurkan dengan lancar.

“Alhamdulillah, hari ini terealisasi. Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Nantinya bantuan ini akan bergulir selama Satu Tahun,” tuturnya. Sabtu, 02 April 2020 malam.

Ia berharap dengan bantuan langsung tunai tersebut dapat meringankan beban masyarakat Dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Mengingat wabah covid 19 belum berakhir.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap selalu mengikuti protokol kesehatan serta sama-sama berdo’a agar musibah wabah covid cepat berlalu,” ujarnya.

Sementara itu ketua BPD Desa Tanggul Kulon Abdul Rofik saat ditemui mengatakan, penyaluran BLT DD Ta 2021 ini telah melalui prosedur yang telah ditetapkan Kemendes RI. Pihaknya bersama pemerintah desa, menerima usulan data calon penerima dari ketua RT/RW untuk selanjutnya dilakukan verifikasi faktual dilapangan hingga dilakukan Musdes Khusus.

“Pemdes telah berupaya agar warga yang belum menerima dapat menerima bantuan. harapannya dana yang bersumber dari DD ini tepat sasaran,” terangnya.

Salah satu penerima bantuan dana BLT warga Dusun Krajan Purnomo (50) mengatakan, dirinya mengaku terbantu dengan adanya bantuan BLT ini. Apalagi sejak saat mewabahnya Covid-19, satu-satunya usaha miliknya yaitu warung kopi mengalami penurunan omzet yang drastis.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu keluarga saya,” katanya. (Ji/Sid).

Berikut Jalur Lalin Kota Jember Yang Alami Perubahan Mulai Besok

JEMBER (ZonaJatim.id) – Guna mengantisipasi kemacetan menjelang lebaran di jalur-jalur masuk kota Jember, mulai besok Senin 3 Mei 2021, jalur lalu lintas di dalam kota Jember akan mengalami perubahan.

Dengan adanya perubahan jalur dalam kota, bisa mengurai kemacetan terutama di jalan Ahmad Yani dan Jalan Trunojoyo.


Untuk pengendara dari jalan Ahmad Yani agar terhindar dari kemacetan di jalan Trunojoyo bisa belok kanan melalui jalan Gatot Subroto sampai jalan Diponegoro, kemudian belok kiri ke arah Matahari dan kembali ke Jalan Trunojoyo.


Begitu juga dari jalan trunojoyo yang ingin ke Matahari Departemen Store, bisa melewati jalan RA Kartini arah Mapolres Jember, kemudian belok kiri menyusuri jalan Gatot Subroto.


Begitu juga dengan pengendara dari arah jalan Sultan Agung yang hendak ke Matahari Dept. Store, bisa belok ke kanan depan Pos Polisi Sultan Agung menyusuri jalan Diponegoro menuju Matahari.


“Perubahan jalur ini untuk mengurai kemacetan dalam kota, terutama di persimpangan jalan A. Yani dengan jalan Trunojoyo, yang selama ini menjadi simpul kemacetan,” Ujar Kasatlantas Polres Jember AKP. Jimmy H Manurung.


Kasatlantas menambahkan, bahwa perubahan jalur dalam kota ini bersifat sementara, dan akan terus dikaji dalam beberapa hari kedepan.


“Perubahan ini hanya bersifat sementara, dan akan dikembalikan seperti semula setelah lebaran, kaki juga menghimbau kepada pengendara agar tetap mematuhi rambu lalu lintas dan selalu berhati-hati dijalan raya, selain itu, kami juga akan menempatkan beberapa pos check point untuk pengamanan lebaran,” Pungkas Kasatlantas. (Sid).

Komunitas SeTretanan Dhibik, Tumbuhkan Ruang Edukatif bagi Perempuan Bondowoso

Bondowoso – Momentum Hari Kartini dimanfaatkan dengan kegiatan positif oleh Relawan STD dan Komunitas SeTretan Dhibik Bondowoso. Setelah sebelumnya sukses dengan kegiatan bagi takjil mengenakan kebaya, kali ini Relawan STD dan Komuitas SeTretan Dhibik menggelar diskusi publik yang mengangkat isu isu tentang perempuan Bondowoso, Jumat (30/04/2021).

Dalam agenda diskusi tersebut, anggota DPR-RI Fraksi PDI Perjuangan Sonny T Danaparamita memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam kesempatannya Sonny memberi apresiasi karena Komunitas STD telah membuka ruang-ruang edukatif sebagai bentuk kepedulian tentang persoalan perempuan di Bondowoso.

“Saya mengapresiasi sekali dengan terselenggarnnya kegiatan ini, saya harapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan ruang ruang edukatif serta mempererat rasa gotong royong perempuan di Bondowoso agar ke depan mampu bisa lebih berkembang,” ujar Sonny T Danaparamita.

Selain Sonny, hadir pula dua Narasumber lain yaitu Wiwin Riza Kurnia Founder Sekolah Perempuan Jember dan Mike NH Pegiat sosial perempuan Bondowoso. Dalam pembahasannya para narasuber tersebut memaparkan bagaimana seharusnya perempuan Bondowoso mampu memaknai emansipasi ini sebagai suatu proses menjadi perempuan yang lebih produktif.

Sementara itu, Alfiya, anggota SeTretan Dhibik sekaligus Ketua Panitia mengatakan bahwa, agenda diskusi Hari Kartini ini adalah bentuk kepedulian Relawan STD terhadap perkembangan perempuan yang ada Bondowoso.

“Kegiatan diskusi ini adalah wujud kepedulian kami dari kegiatan ini kami harapkan tumbuhnhya jiwa emansipatif bagi perempuan yang ada di Bondowoso saat ini,” ujar Alfiya.

Hal senada juga di katakan oleh Windu, Koordinator Komunitas SeTretan Dhibik. Menurutnya, kegiatan ini adalah bagian dari pada wujud kepedulian dan apresiasi pada Kartini sehingga dapat menumbukan semangat emansipasi nya terhadap kaum perempuan khususnya di Bondowoso.

“Setidaknya dengan kegiatan ini kita ingin menunjukkan kepedulian kita pada kaum perempuan seperti perjuangan Kartini saat berusaha untuk mewujudkan emansipasi bagi perempuan dimasanya,” ujar Windu.

Selepas merampungkan diskusi, panita beserta seluruh peserta yang hadir melakukan pembagian ratusan takjil PETULO yang merupakan Makanan Khas nusantara kepada masyarakat dan penggunaan jalan di sekitar lokasi tempat diskusi, acara kemudian di tutup dengan kegiatan buka bersama. (Ded)

Berikut Tanggapan Bupati Soal Video curhatan perangkat desa

JEMBER (ZonaJatim.id) – Dengan viralnya sebuah Vidio curhatan seorang perangkat desa di Kabupaten Jember yang belum menerima gaji mulai bulan Januari hingga April (4 bulan) bahkan hampir memasuki bulan ke lima.

Hal ini ditanggapi langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto. Menurutnya, sudah proses dan sedang berjalan, apalagi register APBD 2021 Kabupaten Jember dari Gubernur Jatim sudah turun, sehingga minggu depan bisa di sahkan.

“Saya kira banyak perangkat desa yang mampu, bersabar dikit dululah, semua sudah tau bagaimana APBD ini berproses, mau menggaji dari mana kalau APBD belum disahkan, tunggulah, kemarin nomor registernya sudah keluar kok, ya mungkin minggu depan sebelum lebaran sudah di sahkan, sebenarnya malah enak gaji selama 5 bulan diberikan penuh istilahnya di rapel, sehingga terkumpul banyak,” Ungkap Bupati Hendy menanggapi vidio curhatan perangkat desa usai lantik jabatan fungsional di pendopo wahya wibawagraha pemkab Jember pada, Jum’at 30 April 2021 sore.

Sementara itu, dalam video viral tersebut, bahwa perangkat desa tersebut mengeluhkan soal gaji yang belum diterima, terlebih saat ini sudah mendekati lebaran. Tidak hanya itu dalam vidio dengan durasi 02 menit 05 detik ini, perangkat desa tersebut juga mengatakan, gaji dari perangkat desa biasanya melekat pada pencairan ADD.

“Kepada yang terhormat Bupati Jember H. Hendy Siswanto, kami perangkat desa di Jember, sudah 4 bulan belum gajian, lebaran sudah dekat, apalagi 2 hari lagi sudah bulan Mei jadi total 5 bulan, biasanya gaji menyatu dengan ADD, Perbupnya berlum di dok maka tidak bisa dicairkan, untuk urusan perut dan gaji, sebaiknya jangan membahas tentang aturan yang macam-macam sampai urusan dengan kejaksaan, gaji harus dibayar,” ujar perangkat desa dalam vidio tersebut.

Terlebih lebaran semakin dekat, pria dalam vidio tersebut mengatakan, bahwa soal gaji ini sudah menyangkut kehidupan, bukan lagi kesejahteraan, oleh karenanya pihaknya meminta agar segera dicairkan apapun alasannya.

“Kalau sampai gaji dibayar setelah lebaran, kami semua bisa apa, oleh karenanya saya minta agar segera di cairkan apapun alasannya, karena ini menyangkut kehidupan, bukan lagi pada kesejahteraan,” Beber pria dalam vidio dengan menggunakan bahasa madura. (Sid).

Lantik Jabatan Fungsional, Bupati Berharap Tingkatkan Kinerja Pelayanannya

JEMBER (ZonaJatim.id) – Guna meningkatkan pelayanan Pemerintah Kabupaten Jember terhadap masyakatnya, Sebanyak 96 pejabat fungsional tertentu dilingkungan pemkab jember di lantik.

Pelantikkan tersebut berlangsung di pendopo wahya wibawagraha pemkab jember pada, Jum’at 30 April 2021 siang. Dipimpin langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto yang didampingi wakilnya yakni MB Firjaun Barlaman.

Menurutnya, palantikan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan pemkab kepada masyarakat, karena selama ini pelayanannya dirasa kurang maksimal.

“Hari ini kita melantik sebanyak 96 pejabat fungsional tertentu dilingkungan pemkab jember, terdiri dari kesehatan, ketahanan pangan dan guru juga, dimana tenaga – tenaga fungsional ini memang diharapkan untuk menjadi pengawasan,” Ujar Bupati.

Adapun pejabat fungsional yang dilantik di antatanya, 68 tenaga kesehatan, 13 tenaga pendidikan, 6 tenaga inspektorat, 4 tenaga ketahanan pangan dan peternakan dan 5 tenaga penyuluh pertanian.

Oleh sebab itu, Bupati Hendy berharap, tentunya dengan pelantikan tenaga fungsional ini, pemkab jember harapkan untuk meningkatkan kinerja dari aparat pemerintah dan juga untuk pelayanan masyarakat, maksimal bagaimana masyarakat jember ini bisa terlayani dengan baik.

“Sesuai dengan slogan kami yakni memberikan hak masyarakat jember, tentunya dengan adanya pelantikan fungsional ini bisa peningkatan untuk pelayanan masyarakat jember ini dengan prima dan dengan sebaik – baiknya,” Pungkas Bupati. (Sid).

Tata Jember Yang Baru, Bupati Rencanakaan Pusat Gedung Pemkab Dan DPRD di Bintoro

JEMBER (ZonaJatim.id) – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun Barlaman terus menata Jember baru menjadi lebih baik.

Pembenahan pun dilakukan tahap demi tahap. Menilik ke belakang, di antaranya Bupati Hendy dan Wabup Firjaun telah secara proaktif meninjau kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang rata-rata kondisinya memprihatinkan.

Bupati Hendy bilang, kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menyediakan sarana prasarana kantor yang layak, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat optimal.

Kepala Daerah ini pun sampai pada kesimpulan untuk mengambil langkah memperbaiki sarana prasarana kerja, fasilitas gedung serta mekanisme kerja ke arah inovatif dan akseleratif.

Begitulah cara yang ditempuh agar di hilir sana, Pemkab dapat memberi pelayanan terbaik, mengembalikan hak-hak masyarakat Jember.

Secara marathon, OPD-OPD, satu per satu pun menghadap Kepala Daerah. Memaparkan pencapaian, pekerjaan yang terkendala sehingga menjadi ‘PR’, serta program-program kerja ke depan.

Kepala Daerah menyimak, memberi semangat, mencarikan solusi atas kendala yang dihadapi, serta menyampaikan gagasan ke depan yang dicanangkan pemerintah.

Pun, Selasa 27 April 2021 kemarin. di Pendopo Wahyawibawagraha, Bupati Hendy Siswanto menerima kehadiran Plt. Sekretaris DPRD, Jupriono. Hadir serta sejumlah politikus yamg selama ini berkiprah memperjuangkan kemaslahatan bagi masyarakat yang diwakilinya.

Kesempatan temu pemaparan itu, Bupati Hendy Siswanto menyampaikan rencana Pemkab Jember merelokasi gedung dan kantor penyelenggara pemerintahan, termasuk gedung DPRD, di satu kompleks di Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang.

Dengan pusat penyelenggara pemerintahan di satu kompleks yang terintegrasi, pelayanan untuk masyarakat jadi lebih efisien, efektif dan praktis. Masyarakat yang ingin mengurus beberapa jenis layanan di OPD berbeda bisa mengkases di satu lokasi saja. Hemat biaya, waktu, juga hemat tenaga.

“Gedung yang dipindahkan mencakup kantor Pemerintah Kabupaten Jember, kantor OPD-OPD, serta gedung DPRD Jember. Rencananya di tempat baru, Gedung DPRD dibangun 7 lantai,” ujar Bupati Hendy, yang rencananya memulai relokasi pada 2022.

Untuk mewujudkan agenda tersebut, Bupati Hendy mengambil kebijakan dengan mengelola anggaran yang ada sebaik-baiknya. Anggaran sekarang digunakan seefisien mungkin, yakni untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat segera.

Bupati Hendy meminta, pada masa tunggu sebelum pemindahan, bila DPRD ada keperluan merehabilitasi gedung, sebisanya ditunda. Sebab, di lokasi baru akan dibangun gedung baru. Bila sekarang ada kebutuhan perbaikan kecil, seperti bocor, servis AC, itu wajib dikerjakan segera.

Diharapkan, dengan semua kantor penyelenggara pemerintahan berada terpusat di satu kompleks, tertata dan terintegrasi dengan baik menjadi daya tarik tersendiri. Boleh jadi wisatawan akan singgah untuk melihat keunikannya.(*).

Bupati Inginkan Pelayanan RSD Kalisat Jember Untuk Ditingkatkan

JEMBER (ZonaJatim.id) – Terkait pelayanan medis yang berada di Rumah Sakit Daerah (RSD) Kalisat, Bupati Jember menginginkan pelayanannya ditingkatkan kembali, Guna memberikan pelayanan yang sebaik mungkin ke masyarakat.

Hal ini seperti yang berlangsung di pendopo wahya wibawagraha pemkab jember pada, Selasa 27 April 2021. Dimana pimpinan RSD Kalisat dan jajarannya menghadap Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati MB Firjaun, dengan agenda pemaparan program kerja dan pelayananmedis kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto, meminta laporan terkini tentang kondisi RSD Kalisat setransparan dan sefaktual mungkin.

“laporan ini akan dipelajari, apakah RSD ini mesti direnovasi saja, ataukah membutuhkan sentuhan peningkatan bangunan,” Ujar Bupati.

Diketahui dari sejarah berdirinya, RSD di Jl MH Thamrin No.31, Krajan, Ajung, Kalisat, Jember itu semula adalah sebuah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Namun, sejak 7 Februari 2014 RSD bisa naik status menjadi rumah sakit Kelas C berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.03/I/0131/2014.

Tak hanya itu, Bupati Hendy juga meminta pimpinan di RSD Kalisat beserta jajarannya untuk mengevaluasi rumah sakit ini secara menyeluruh.

“Saya minta tingkatkan Performance tahun 2021 ini, yang mana ini akan menjadi penilaian untuk tahun berikutnya, 2022. Apakah rumah sakit ini membutuhkan peningkatan fasilitas rumah sakit ataukah cukup dengan direnovasi,” Bebernya.

Untuk itu, Bupati Hendy menunggu laporan tentang kekurangan apa saja yang ada di RSD Kalisat.

“Kekurangan berupa sarana prasarana, fasilitas alat kedokteran sampai kekurangan tenaga medis mesti dipecahkan, dicari solusinya, sehingga tidak jadi kendala dalam memberi pelayanan kesehatan kepada Masyarakat,” Pungkas Bupati Hendy. (Sid).

0FansSuka
0PengikutMengikuti
17,400PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Recent Posts

Block title